
Disnaker Sleman mendampingi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi lapangan terkait program Padat Karya APBD Sleman pada Selasa (13/10/2026) dan Rabu (14/10/2026). Kegiatan pengawasan ini menyasar tiga lokasi penerima manfaat, yakni Kalurahan Kalitirto, Kalurahan Tlogoadi, dan Kalurahan Ambarketawang.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, tim Disnaker Sleman bersama perwakilan BPK menemui jajaran pengelola swakelola, meliputi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) atau Sub Unit LPM, serta jajaran pemerintah kalurahan setempat. Pertemuan ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung data penerima program serta memastikan efektivitas pengerjaan proyek infrastruktur di tingkat tapak.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Sumaryati menyatakan bahwa pemeriksaan lapangan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa program Padat Karya APBD Sleman benar-benar tepat sasaran. “Tim pemeriksa berfokus memvalidasi keterlibatan tenaga kerja lokal yang memenuhi kriteria utama, yaitu warga kategori penganggur, setengah penganggur, serta masyarakat berpenghasilan rendah (miskin). Selain aspek pemberdayaan warga, BPK dan Disnaker Sleman juga menilai kelayakan serta kualitas usulan pembangunan infrastruktur fisik agar mampu memberikan dampak optimal dalam meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas ekonomi warga”, ungkap Sumaryati.

Guna memperoleh gambaran realisasi program secara objektif, BPK menerapkan metode uji petik dengan memilih sampel lokasi pelaksanaan Padat Karya yang tersebar di wilayah Kalitirto, Tlogoadi, dan Ambarketawang. Tim gabungan mengecek fisik pembangunan sarana publik, memeriksa kelengkapan administrasi, serta menyerap aspirasi dan masukan dari pengelola kegiatan di tingkat kalurahan.

Proses monitoring selama dua hari ini berlangsung tertib dan kooperatif. Melalui langkah pengawasan berkala ini, Disnaker Sleman berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kualitas hasil pembangunan fisik program Padat Karya demi mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman. (WD/BP)
