24 – 27 JUNI 2026 Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman bersama Dinas tenaga Kerja dan Transigrasi Provinsi DIY melaksanakan monitoring dan evaluasi Transmigrasi di lokasi UPT Padang Tarok SP.1, Kemang Baru, Sijunjung, Sumatera Barat, dan di sana terdapat 2 angkatan pengiriman transmigran dari Kabupaten Sleman yang saat ini menjadi warga Transmigran di Padang Tarok SP.1 yaitu:

  1. Angkatan tahun 2018 dengan jumlah 4 KK, yaitu:

1). Keluarga Subasri, Nur Hidayati, Jehanun Unsa Alya, dan Risqika Ulya Hasani.

2). Keluarga Rohmadi, Siti Nurohmah, Syafi’ Alfan Rohmadi, Yoga Alfian Rohmadi

dan Yogi Alfian Rohmadi.

3). Krismanto Baene, Mindar Karohmah, Naila Sarah Aulia Baene, dan Fathiya Nisa

Aulia Baene.

4). Eko Wahyudi dan Nur Asiah.

 

  1. Angkatan tahun 2024 dengan jumlah 2 KK, yaitu:

1). Keluarga Suranto dan Sunarti.

2). Keluarga Sokimin, Jamilah, dan Ahmad Jayani.

 

Rombongan berangkat menuju Bandara YIA pada hari Rabu, 24 Juni 2026 pada pukul 10:30 WIB menggunakan transportasi Kereta Bandara. Kemudian perjalanan dari YIA ke Padang, kami menggunakan pesawat dan transit terlebih dahulu di Bandara Soetta Jakarta. Selanjutnya sampai di Bandara Padang pada pukul 21:00 WIB.

Setelah itu, melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Sijunjung melalui jalan kelokan tajam Sitinjau Lauik yang terkenal ekstrim kelokannya dan sampai di penginapan pada tanggal 25 Juni 2026 pada pukul 00:30 WIB.

Agenda untuk tanggal 25 Juni 2026 pukul 08.30-10.00 WIB, rombongan monitoring diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung (Bapak Jaheri, S.Sos, M.Si), Kepala Disnaker (Bapak David Rinaldo, S.STP), Sekretaris Disnaker (Bapak Sugeng Pamular, S.P), Kepala Bidang Transmigrasi (Bapak Mashuri, S.T) di Kantor Bupati Sijunjung.

 

Pukul 10.00-13.00 WIB rombongan monitoring Disnaker Daerah Istimewa Yogyakarta dan Disnaker Kabupaten Sleman sampai di Kalurahan Padang Tarok diterima oleh Wali Nagari atau Bapak Lurah Syahrul.

Kemudian tim monitoring melanjutkan perjalanan kurang lebih 1 jam sampai lokasi transmigrasi dengan melalui jalan yang masih tanah dan belum ada jembatan untuk kendaraan roda 4, sehingga harus meneyeberangi Sungai dengan jalan yang licin karena tanah liat dan basah.

Setelah satu jam perjalanan menuju Lokasi, tim monev diterima oleh warga transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta di rumah Bapak Suyono transmigrasi dari Kabupaten Kulon Progo.

Banyak hal yang di sampaikan dalam pertemuan di rumah bapak Suyono tersebut, yaitu antara lain:

  1. Sekretaris dan Kabid Sijunjung (Bapak Sugeng Pamular, S.P dan Mashuri, S.T):
    • Menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan monev dari Disnakertrans Daerah Istimewa Yogyakarta dan Disnaker Kabupaten Sleman.
    • Memberikan semangat kepada para transmigran dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
    • Memberikan informasi bahwa pada tahun 2026 ini akan di bangun jembatan utama untuk perlintasan kendaraan ronda 4 atau truk.
    • Menyampaikan kondisi transmigrasi dari Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu dari Kota Yogyakarta ada yang kerja di Malaysia dan dari Kabupaten Sleman ada yang pulang 2 KK yaitu Subasri dan Rohmadi karena menunggu /merawat istrinya yang sakit dan karena kesulitan mendapatkan perawatan disana sehingga dirawat di Kabupaten Sleman.
    • Rencana Pembangunan tahun 2026 meliputi jalan sepanjang 3 km dan 1 jembatan besar, sedangkan tahun 2027 rencana pembangunan jalan poros dan 2 jembatan.
  1. Kepala Disnaker Daerah Istimewa Yogyakarta (Bapak Ariyanto Wibowo, S.H, M.Hum):
  • Mengucapkan terimakasih kepada Kepala Disnakertrans Kabupaten Sijunjung yang telah memberikan sambutan dan pendampingan ke Lokasi transmigrasi.
  • Menyampaikan selamat kepada transmigran Daerah Istimewa Yogyakarta yang sampai saat ini masih bersemangat, berkarya di Lokasi transmigrasi, walaupun ada beberapa transmigran dari Kulon Progo, Kota dan Sleman ada yang pulang karena sakit atau kerja di daerah lain, namun tidak mengurangi semangat bapak/ibu yang dilokasi.
  • Menyampaikan juga untuk selanjutnya dalam menyeleksi peserta lebih selektif lagi, baik kondisi fisik maupun kesehatan calon transmigran dan dalam penyampaian informasi atau sosialisasi ke catrans agar lebih rinci dan riil terkait kondisi dan situasi dilokasi yang akan ditempati oleh catrans.
  1. Kabid Pelatihan Kerja & Transmigrasi (Siti Nurjannah Kusumaningsih, S.T, M.A, M.Ec.Dev) mewakili Pemkab Sleman
  • Mengucapkan terimakasih kepada Kepala Disnaker Kabupaten Sijunjung yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada para transmigran dari warga Kab Sleman khususnya dan seluruh warga trans dari DIY pada umumnya.
  • Memberikan apresiasi kepada warga trans khususnya dari Kabupaten Sleman yang sampai saat ini masih tetap bertahan dan merasa nyaman serta betah di lokasi transmigrasi Padang Tarok.
  • Memotivasi warga transmigran bahwasanya untuk meraih keberhasilan di lokasi transmigrasi karena keberhasilan dalam bertransmigrasi tidak bisa secara instan atau diperoleh dengan cepat, namun membutuhkan waktu, ketekunan, semangat kerja, serta daya juang yang tinggi.
  • Meneruskan permohonan dari Ibu Jamilah (warga trans dari Kab Sleman angkatan 2024) kepada Disnakertrans Sijunjung, bahwasanya putra dari Ibu Jumilah yang sudah menikah dan saat ini masih tinggal di Cangkringan, Kabupaten Sleman juga berkeinginan untuk mengikuti transmigrasi di Padang Tarok jika masih ada peluangnya. Berdasarkan info yang ada bahwasanya ada beberapa warga trans dari Jawa Tengah yang telah meninggalkan lokasi dan pulang kembali ke kampung halamannya sehingga masih ada beberapa lokasi yang kosong karena ditinggalkan warga trans dari Jawa Tengah tersebut.
  1. Perwakilan Peserta transmigrasi (Bapak Diyo dan Krismanto Baene)
  • Mengucapkan terimakasih atas kunjungan atau monitoring dari Disnakertrans Daerah Istimewa Yogyakarta dan Disnaker Kabupaten Sleman.
  • Menyampaikan terimakasih juga kepada Disnakertrans Kabupaten Sijunjung karena sudah memberikan pelayanan, semangat dan fasilitas kepada transmigrasi DIY, sehingga bisa merasakan kehidupan yang lebih sejahtera dari sebelumnya.
  • Menyampaikan juga bahwa sampai saat ini mereka merasa senang dan sudah bisa merasakan kenyamanan hidup dilokasi transmigrasi saat ini.
  • Mengusulkan agar jalan utama menuju Lokasi lebih diperhatikan, terutama jembatan yang dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 atau truk agar pengiriman barang atau hasil panen dapat berjalan lancar tidak ada kendala di jalan.
  • Hasil panen saat ini yang sudah berjalan yaitu pisang, jengkol, dan kelapa sawit.

 

Sebagai tambahan informasi, bahwasanya warga transmigrasi dari Kabupaten Sleman angkatan 2024 telah mengolah pekarangan dengan tanaman sayuran dan lahan usaha 1 dengan menanam pohon kelapa sawit.

Sebagai kerja tambahan, warga trans Kabupaten Sleman juga mendapatkan penghasilan Rp.100.000,- per hari jikalau membantu membersihkan ladang milik warga trans lainnya. Semoga dengan ini dapat bermanfaat dan pertimbangan dalam merencanakan kegiatan selanjutnya.