Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman laksanakan sosialisasi pedoman pelaksanaan Padat Karya Tahap 2 APBD Kabupaten Sleman pada Senin, 15 September 2025 di tiga lokasi yaitu Bangunkerto, Margokaton, dan Jogotirto. Tujuan kegiatan tersebut selain sebagai bentuk transparansi pelaksanaan Padat Karya juga memberikan informasi kepada masyarakat terkait petunjuk teknis program.

Sosialisasi Padat Karya diikuti oleh pamong kalurahan setempat, pekerja, tokoh masyarakat, dan masyarakat di sekitar area pembangunan infrastruktur. Hadir sebagai narasumber adalah Tim Teknis Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, fasilitator tenaga ahli, dan narasumber lokal dari kalurahan setempat.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Sumaryati menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan penerima program terkait penjadwalan sosialisasi. “Minggu kemarin kami dengan penerima program yaitu Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) telah menandatangani kontrak yang dilanjutkan dengan pencairan anggaran termin pertama. Dan kami meminta untuk dapat segera dijadwalkan sosialisasi agar pembangunan infrastruktur dapat segera dimulai”, kata Sumaryati.

Penting bagi masyarakat untuk menerima materi sosialisasi agar selama pelaksanaan Padat Karya dapat berjalan lancar baik secara teknis maupun administrasi. “Padat Karya merupakan program pemberdayaan masyarakat. Dengan pelibatan penuh dari masyarakat diperlukan panduan yang jelas agar perlaksanaan program dapat berjalan transparan, tertib secara teknis maupun administrasi”, Sumaryati menambahkan.

Padat Karya tahap 2 ini merupakan lanjutan dari program serupa yang dilaksanakan pada medio Februari—April 2025 di empat lokasi. (WD/BP)