Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman laksanakan bimbingan teknis peningkatan kapasitas dan kemampuan teknis keantarkerjaan Pengurus BKK pada Rabu (23/7) dan Kamis (28/7) di Restoran Taman Pringsewu, Sleman. Bimtek diikuti oleh 16 orang pengurus Bursa Kerja Khusus (BKK) pada Satuan Pendidikan Menengah dan Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah dalam melaksanakan kegiatan antar kerja.

Tujuan Bimtek Pengurus BKK adalah Terlaksana pembinaan teknis operasional BKK dalam hal organisasi kelembagaan dan teknis operasional antar kerja serta terwujudnya peningkatan kompetensi pengurus dalam melaksanakan kegiatan antar kerja di masing-masing BKK.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Sumaryati menyampaikan pentingnya BKK mengetahui prosedur proses antar kerja. “BKK merupakan unit pelayanan pada satuan pendidikan menengah, satuan pendidikan tinggi, dan lembaga pelatihan kerja pemerintah yang memberikan fasilitasi penempatan Tenaga Kerja kepada alumninya. BKK SMK dan BLK memiliki peran penting dalam proses antar kerja sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam upaya pengurangan angka pengangguran”, kata Sumaryati.

Hadir sebagai narasumber yaitu Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans DIY, Pinky Agnes; PT Mega Andalan Kalasan, Susanto Sudiro; Marriot Yogyakarta, Agus Sururi; BP3MI DIY, Syahrul Maizar; dan Pengantar Kerja serta Mediator Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman.

Peserta pada kegiatan tersebut di antaranya BKK SMK Ma’arif 1 Sleman, BKK SMK YPPN Sleman, BKK SMK Sanjaya Pakem, BKK SMK Muhammadiyah 1 Sleman, BKK SMK Muda Patria Kalasan, BKK SMK Taman Karya Madya, BKK SMK Diponegoro Depok, BKK SMK Muhammadiyah Mlati, BKK SMK Dirgantara Putra Bangsa, BKK SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, BKK SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, BKK SMK Islam Moyudan, BKK SMK Muhammadiyah Berbah, BKK SMK YPKK 3 Sleman, BKK SMK Muhammadiyah 1 Kalasan, BKK Balai Latihan Kerja Kabupaten Sleman. (WD/GS)