Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Sleman Kembali Resmikan Hasil Padat Karya
Padukuhan Balong, Trimulyo, Sleman menjadi lokasi peresmian hasil kegiatan Padat Karya APBD Perubahan Kabupaten Sleman oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Kegiatan tersebut sekaligus meresmikan 16 lokasi penerima Padat Karya di antaranya Suruh, Argomulyo; Nogosari, Madurejo; Kali Kotak, Sendangsari; Gadung, Bangunkerto; Jurangjero; Pendeman, Trimulyo; Sumberan, Sariharjo; Ngetiran, Sariharjo; Keboan, Sumberadi; Jlegongan Kulon, Margorejo; Gamping Lor, Ambarketawang; Tegalweru, Margodadi; Sumber Lor, Kalitirto; dan Pringwulung, Condong Catur.

Kepala Dinas Tenaga Kerja kabupaten Sleman, Sutiasih menyampaikan bahwa Padat Karya merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menekan angka pengangguran dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. “Padat Karya ini bertujuan memperluas kesempatan kerja, kesempatan juga bagi masyarakat membangun desanya melalui fasilitasi dana APBD, dan memperlancar akses perekonomian”, ujar Sutiasih.
“Sepanjang tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Sleman telah memfasilitasi pelaksanaan Padat Karya di 77 lokasi. Setiap pelaksanaannya melibatkan sejumlah 52 orang sehingga total 4.004 orang yang terlibat pada Padat Karya ini”, Sutiasih menambahkan.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh lokasi penerima Padat Karya. Kustini menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang bersifat produktif, baik dari keterlibatan tenaga kerja setempat maupun memaksimalkan sumber daya di sekitar untuk perbaikan akses penunjang perekonomian.
“Program Padat Karya ini diharapkan mempercepat pembangunan di Kalurahan sehingga menyelesaikan permasalahan terkait kebutuhan infrastruktur, kemiskinan, dan pengangguran”, kata Kustini.
Rangkaian acara peresmian diawali dengan simbolis pengguntingan pita sekaligus peninjauan jalan corblok dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti 17 lokasi penerima Padat Karya.


